Nila Patty, mahasiswa Indonesia di Belanda dalam pembukaan resmi dari Nijmegen sebagai Ibukota Hijau di Eropa.

Nijmegen, 21 January 2018 – Tahun 2018 adalah tahun kemenangan untuk Kota Nijmegen, Belanda. Kota tertua di Belanda ini mendapatkan gelar sebagai Ibukota Hijau di Eropa untuk tahun 2018 (The European Green Capital 2018). Uniknya, kemenangan kota Nijmegen ternyata tidak terlepas dari hasil usaha salah satu mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh study di Universitas Radboud, Nijmegen. Nila F. A. Patty adalah satu-satunya mahasiswa Indonesia di Nijmegen yang mendapatkan kehormatan untuk turut ikut dalam acara resmi pembukaan dari Nijmegen sebagai Ibukota Hijau di Eropa. Sudah 2 tahun belakangan ini Nila sangat aktif dalam program keberlanjutan lingkungan dan menghijauan kebiasaan hidup.

Nila berhasil mengeliminasi sampah dalam gaya hidupnya selama 2 tahun. Dengan kebiasaan yang Nila lakukan, Nila berhasil membawa idenya untuk memberdayakan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengurangi sampah rumah tangga yang mereka hasilnya. Ide ini Nila usung dengan program De Nijmeegse Afval Challenge (Nijmegen Waste Challenge – Tantangan Sampah Nijmegen). Program ini adalah bagian dari Green Capital Challenge 2018 yang berisi 12 tema bulanan untuk warga Nijmegen menjadi lebih ramah lingkungan.

De Nijmeegse Afval Challenge adalah 30 hari challenges untuk mengurangi sampah rumah tangga. Tiap harinya akan ada tips dan tricks untuk mengatasi sampah rumahtangga dan bagaimana kita sebagai warga bisa hidup lebih ramah lingkungan dari rumah kita sendiri.

Dalam acara Pembukaan Resmi dari Nijmegen – the European Green Capital 2018, turut hadir Bapak Hubert Bruls, Walikota Nijmegen; Bapak Karmenu Vella, Komisaris Eropa untuk Lingkungan, Kelautan dan Perikanan; Perwakilan dari kerajaan Belanda; Ibu Bea Schouten, Menteri dari Provinsi Gerderland; dan Ibu Harriet Tiemens, Wakil Walikota Nijmegen serta Bapak Thomas Kufen, Walikota Essen (The European Green Capital 2017).

IMG_20180120_162856

Nila Patty turut serta dalam panel diskusi di dalam pembukaan resmi bersama Bapak Daan Schipper, perwakilan dari Rabobank; Ibu Cathy van Beek, Strategic Region Advisor Sustainability untuk Universitas Radboud dan Radboudumc; dan Bapak Hugo van der Kallen, circular designer.

Bapak Karmenu Vella, Komisaris Eropa untuk Lingkungan, Kelautan dan Perikanan berpesan kepada Nila untuk tetap semangat dan melanjutkan program pemberdayaan lingkungan dan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya partisipasi dan inisiatif dari masyarakat untuk membuat kota lebih hijau dan ramah lingkungan.

Nila F. A. Patty akan memulai tantangan untuk masyarakat Nijmegen pada tanggal 29 January – 27 Februari 2018. 30 tips dan tricks ini akan di bagikan melalui mailing-list dan Facebook Group: de Nijmeegse Afval Challenge.

Simak keseluruhan acara di video youtube ini

NijmeegseAFVAL Challege round 4
Final round of the Challenge

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *